<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Agus A. Hidayat</title>
	<atom:link href="http://aahku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aahku.wordpress.com</link>
	<description>Belajar dalam sebuah kemandirian</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Oct 2010 13:07:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aahku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Agus A. Hidayat</title>
		<link>http://aahku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aahku.wordpress.com/osd.xml" title="Agus A. Hidayat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aahku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keangkuhan membawa kehancuran</title>
		<link>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/keangkuhan-membawa-kehancuran/</link>
		<comments>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/keangkuhan-membawa-kehancuran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 16:49:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aahku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan Dinding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aahku.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin  pada setiap diri manusia keangkuhan itu ada, namun yang perlu di ukur seberapa kadar keangkuhan itu membawa diri seorang manusia mencapai tujuannya, bahkan apabila keangkuhan itu tak terkendali maka ini bisa dikategorikan “dangeraous” bahkan bisa dikatakan BUAS. Keangkuhan banyak menyelimuti diri manusia. Akalnya yang cerdas, menyebabkan manusia seringkali memandang orang lain sebelah mata. Silau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aahku.wordpress.com&amp;blog=8977469&amp;post=30&amp;subd=aahku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin  pada setiap diri manusia keangkuhan itu ada, namun yang perlu di ukur seberapa kadar keangkuhan itu membawa diri seorang manusia mencapai tujuannya, bahkan apabila keangkuhan itu tak terkendali maka ini bisa dikategorikan “dangeraous” bahkan bisa dikatakan BUAS. <span id="more-30"></span>Keangkuhan banyak menyelimuti diri manusia. Akalnya yang cerdas, menyebabkan manusia seringkali memandang orang lain sebelah mata. Silau dengan gelar akademik yang demikian panjang. Terlena dengan berada di puncak pendidikan tinggi. Hanyut dalam kekuasaan yang begitu besar dan kekayaan yang melimpah. Orang lain pun diremehkan. Selalu memandang pendapatnya yang paling benar. Menganggap dirinya yang paling kuat. Padahal manusia dilingkupi kelemahan, kesalahan, dan lupa. Tanpa disadarinya, ia telah menolak kebenaran. Terjebaklah ia dalam keangkuhan.</p>
<p>Tenaga manusia terbatas, demikian juga akalnya. Mengapa manusia harus angkuh. Manusia sangatlah kecil. Tenaga manusia pun tak seberapa. Manusia perlu berhenti sejenak disaat lelah. Aktivitas begitu padat. Sejak pagi hingga petang, manusia disibukkan dengan pekerjaan. Stamina terkuras sehingga manusia butuh istirahat. Ia perlu tidur. Saat terbangun, manusia kembali angkuh. Padahal dirinya terbatas</p>
<p>Dengan sikap angkuh tersebut membuat dia semakin buta akan dirinya, yang hanya dia tahu adalah bagaimana menggapai cita-cita, dan menyingkirkan segala sesuatu yang dia anggap menghalangi dan mengganjal cita-citanya tersebut. Alhasil sikut sana sikut sini, injak sana injak sini, jilat sana jilat sini.</p>
<p>Tapi ingatlah, keangkuhan pasti mendapatkan balasan yang setimpal dan pantas sesuai dengan keangkuhannya. Banyak cerita di zaman para nabi tentang buah dari keangkuahan yang akhirnya mengakibatkan kehancuran</p>
<p>Lihatlah cerita tentang Qorun beserta seluruh hartanya yang di benamkan oleh Alloh ke dalam perut bumi karena kesombongan dan keangkuhannya terhadap Alloh dan juga kepada sesama kaumnya.</p>
<p>Tengoklah pula kisah Fir&#8217;aun dan bala tentaranya ditenggelamkan oleh Alloh ke dasar lautan karena kesombongan dan keangkuhannya terhadap Alloh dan juga kepada sesama kaumnya, dan karena kesombongannya itulah dia lupa diri sehingga dengan keangkuhannya dia menyatakan dirinya adalah tuhan yang harus disembah dan diagungkan.</p>
<p>Juga banyak cerita di zaman kita sekarang ini. Pernahkah anda mendengar nama Hitler ??, ya .. di beranggapan bangsa Jerman lebih baik, dan bangsa – bangsa lain harus tunduk dan takluk kepadanya, sehingga akhirnya dia berhasil melumpuhkan beberapa negara bahkan hampir saja Soviet berhasil dia taklukan, namun akhirnya soviet dan sekutu berhasil mengalahkan Hitler sehingga dengan rasa angkuhnya, dia akhirnya mati bunuh diri, sehingga Jerman terbelah menjadi 2 bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.</p>
<p>Itulah akibat rasa angkuh yang dimiliki manusia yang mengakibatkan kehancuran pada diri manusia itu sendiri. Mudah – mudahan kita bukan termasuk orang yang angkuh sehingga terhindar dari kehancuran ….. amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aahku.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aahku.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aahku.wordpress.com&amp;blog=8977469&amp;post=30&amp;subd=aahku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/keangkuhan-membawa-kehancuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2df42195aac6d3b8e3cb0d28b9cd5bec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aahku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sabar dan Ikhlas</title>
		<link>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/sabar-dan-ikhlas/</link>
		<comments>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/sabar-dan-ikhlas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 16:46:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aahku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan Dinding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aahku.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Sabar ??? &#8230;.. ikhlas ??? Apakah itu sebuah kelemahan yang bisa dimanfaatkan orang lain ??? Ya &#8230;.  akhir kita harus kembali kepada arti sabar dan ikhlas itu sendiri. Sesuai dengan pengetahuan saya, sabar adalah &#8220;menahan diri&#8221; dari berbagai hal yang menjadi rintangan dan cobaan hidup. Namun perlu di tegaskan bahwa menahan diri bukan diartikan sikap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aahku.wordpress.com&amp;blog=8977469&amp;post=25&amp;subd=aahku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Sabar ??? &#8230;.. ikhlas ???</em></p>
<p><em>Apakah itu sebuah kelemahan yang bisa dimanfaatkan orang lain ???</em></p>
<p>Ya &#8230;.  akhir kita harus kembali kepada arti sabar dan ikhlas itu sendiri. Sesuai dengan pengetahuan saya, sabar adalah &#8220;menahan diri&#8221; dari berbagai hal yang menjadi rintangan dan cobaan hidup. Namun perlu di tegaskan bahwa menahan diri bukan diartikan sikap pasif yang pada akhirnya membuahkan sikap masa bodoh.<span id="more-25"></span></p>
<p>Menahan diri disini adalah mempunyai sikap aktif untuk merubah suatu keadaan supaya menjadi lebih baik. dengan kata lain seorang penyabar tidak akan pernah mengeluh menghadapi rintangan dan tetap tegar dalam menghadapi setiap cobaan.</p>
<p>Ikhlas adalah sebuah sikap menerima apa adanya hasil yang diperoleh dari suatu usaha yang kita lakukan dengan penuh kesabaran, tapi jangan salah menafsirkan, sebab &#8220;menrima&#8221; disini bukan berarti diam dari ketertindasan yang dilakukan orang lain, tapi menahan emosi dan tidak berputus asa untuk terus berusaha bila menemukan kegagalan. apalagi tatkala keikhlasan di tujukan menggapai ridho dan rahmat dari Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Nabi Besar Muhammad SAW bersabda “tidak pernah ada kata putus asa bagi setiap Muslim  untuk menggapai rahmat Allah”</p>
<p>Akhirnya kita sadar bahwa kesabaran dan keikhlasan memang diperlukan bila kita ingin menikmati hidup ini. Bahkan dalam Al &#8211; Quran pun beberapa kali menyampikan pesan tentang kesabaran dan keikhlasan ini. bahkan Alloh menegaskan &#8221; &#8230; dan bersabarlah kamu, karena Alloh bersama orang &#8211; orang yang sabar .. &#8221; (QS : 8 : 46)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aahku.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aahku.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aahku.wordpress.com&amp;blog=8977469&amp;post=25&amp;subd=aahku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aahku.wordpress.com/2009/09/30/sabar-dan-ikhlas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2df42195aac6d3b8e3cb0d28b9cd5bec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aahku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
