Sabar dan Ikhlas
Sabar ??? ….. ikhlas ???
Apakah itu sebuah kelemahan yang bisa dimanfaatkan orang lain ???
Ya …. akhir kita harus kembali kepada arti sabar dan ikhlas itu sendiri. Sesuai dengan pengetahuan saya, sabar adalah “menahan diri” dari berbagai hal yang menjadi rintangan dan cobaan hidup. Namun perlu di tegaskan bahwa menahan diri bukan diartikan sikap pasif yang pada akhirnya membuahkan sikap masa bodoh.
Menahan diri disini adalah mempunyai sikap aktif untuk merubah suatu keadaan supaya menjadi lebih baik. dengan kata lain seorang penyabar tidak akan pernah mengeluh menghadapi rintangan dan tetap tegar dalam menghadapi setiap cobaan.
Ikhlas adalah sebuah sikap menerima apa adanya hasil yang diperoleh dari suatu usaha yang kita lakukan dengan penuh kesabaran, tapi jangan salah menafsirkan, sebab “menrima” disini bukan berarti diam dari ketertindasan yang dilakukan orang lain, tapi menahan emosi dan tidak berputus asa untuk terus berusaha bila menemukan kegagalan. apalagi tatkala keikhlasan di tujukan menggapai ridho dan rahmat dari Yang Maha Kuasa.
Nabi Besar Muhammad SAW bersabda “tidak pernah ada kata putus asa bagi setiap Muslim untuk menggapai rahmat Allah”
Akhirnya kita sadar bahwa kesabaran dan keikhlasan memang diperlukan bila kita ingin menikmati hidup ini. Bahkan dalam Al – Quran pun beberapa kali menyampikan pesan tentang kesabaran dan keikhlasan ini. bahkan Alloh menegaskan ” … dan bersabarlah kamu, karena Alloh bersama orang – orang yang sabar .. ” (QS : 8 : 46)

Inlloha ma ashobiriin………
sabar dan ikhlas apakah sebuah kelemahan yang bisa dimanfaatkan orang lain????
kelemahan dan kelebihan semua tergantung pada persepsi setiap individu. kelemahan bagi seseorang bisa berarti menjadi kelebihan bagi individu yg lain.kelemahan dan kelebihan bagaikan dua sisi mata uang yang tak dapat terpisahkan.seperti firman Allah SWT ….”dan telah Aku ciptakan berpasang-pasangan”. Mungkin salah satu maksud ayat tersebut bukan hanya berpasangan antara lelaki&perempuan tetapi juga ada baik&buruk, ada kelemahan&kelebihan, ada siang&malam, dan hal lainnya.yg jelas adalah bagaimana cara kita mensyukuri setiap nikmatNya dan menyikapi perbedaan persepsi tersebut.