Home > Coretan Dinding > Keangkuhan membawa kehancuran

Keangkuhan membawa kehancuran

Mungkin  pada setiap diri manusia keangkuhan itu ada, namun yang perlu di ukur seberapa kadar keangkuhan itu membawa diri seorang manusia mencapai tujuannya, bahkan apabila keangkuhan itu tak terkendali maka ini bisa dikategorikan “dangeraous” bahkan bisa dikatakan BUAS. Keangkuhan banyak menyelimuti diri manusia. Akalnya yang cerdas, menyebabkan manusia seringkali memandang orang lain sebelah mata. Silau dengan gelar akademik yang demikian panjang. Terlena dengan berada di puncak pendidikan tinggi. Hanyut dalam kekuasaan yang begitu besar dan kekayaan yang melimpah. Orang lain pun diremehkan. Selalu memandang pendapatnya yang paling benar. Menganggap dirinya yang paling kuat. Padahal manusia dilingkupi kelemahan, kesalahan, dan lupa. Tanpa disadarinya, ia telah menolak kebenaran. Terjebaklah ia dalam keangkuhan.

Tenaga manusia terbatas, demikian juga akalnya. Mengapa manusia harus angkuh. Manusia sangatlah kecil. Tenaga manusia pun tak seberapa. Manusia perlu berhenti sejenak disaat lelah. Aktivitas begitu padat. Sejak pagi hingga petang, manusia disibukkan dengan pekerjaan. Stamina terkuras sehingga manusia butuh istirahat. Ia perlu tidur. Saat terbangun, manusia kembali angkuh. Padahal dirinya terbatas

Dengan sikap angkuh tersebut membuat dia semakin buta akan dirinya, yang hanya dia tahu adalah bagaimana menggapai cita-cita, dan menyingkirkan segala sesuatu yang dia anggap menghalangi dan mengganjal cita-citanya tersebut. Alhasil sikut sana sikut sini, injak sana injak sini, jilat sana jilat sini.

Tapi ingatlah, keangkuhan pasti mendapatkan balasan yang setimpal dan pantas sesuai dengan keangkuhannya. Banyak cerita di zaman para nabi tentang buah dari keangkuahan yang akhirnya mengakibatkan kehancuran

Lihatlah cerita tentang Qorun beserta seluruh hartanya yang di benamkan oleh Alloh ke dalam perut bumi karena kesombongan dan keangkuhannya terhadap Alloh dan juga kepada sesama kaumnya.

Tengoklah pula kisah Fir’aun dan bala tentaranya ditenggelamkan oleh Alloh ke dasar lautan karena kesombongan dan keangkuhannya terhadap Alloh dan juga kepada sesama kaumnya, dan karena kesombongannya itulah dia lupa diri sehingga dengan keangkuhannya dia menyatakan dirinya adalah tuhan yang harus disembah dan diagungkan.

Juga banyak cerita di zaman kita sekarang ini. Pernahkah anda mendengar nama Hitler ??, ya .. di beranggapan bangsa Jerman lebih baik, dan bangsa – bangsa lain harus tunduk dan takluk kepadanya, sehingga akhirnya dia berhasil melumpuhkan beberapa negara bahkan hampir saja Soviet berhasil dia taklukan, namun akhirnya soviet dan sekutu berhasil mengalahkan Hitler sehingga dengan rasa angkuhnya, dia akhirnya mati bunuh diri, sehingga Jerman terbelah menjadi 2 bagian yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.

Itulah akibat rasa angkuh yang dimiliki manusia yang mengakibatkan kehancuran pada diri manusia itu sendiri. Mudah – mudahan kita bukan termasuk orang yang angkuh sehingga terhindar dari kehancuran ….. amin

Advertisement
Categories: Coretan Dinding

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.